4 Jenis Minuman Herbal Aman Diminum Selama Kehamilan

Dapat wanita hamil minum jamu/herbal? Orangtua mungkin sering menyarankan wanita hamil untuk minum sake herbal dari kehamilan yang sehat. Namun, minuman herbal tradisional ketika hamil tentu tidak boleh sembarangan, karena ada beberapa bahan dalam jamu bahwa wanita hamil sebaiknya tidak mengonsumsi. Berikut di bawah ini adalah jenis herbal yang dapat dikomnsumsi selama kehamilan:

1. Jahe, untuk meringankan morning sickness

Mual dan pusing adalah masalah umum yang dihadapi oleh wanita hamil pada trimester pertama. Perubahan hormon menyebabkan, sehingga rasa mual bisa dihindari. Untuk mengurangi morning sickness selama kehamilan, jahe menjadi salah satu herbal yang dianggap efektif untuk meredakan mual dan pusing.

Dianggap aman untuk dikonsumsi selama kehamilan, jahe akan memberikan efek menenangkan dan santai, sehingga ibu hamil akan selalu merasa nyaman selama kehamilan mereka. Anti-inflamasi di dalamnya juga bermanfaat untuk mengurangi sakit kepala migrain, menurunkan kadar kolesterol, dan sakit tenggorokan.

4 Jenis Minuman Herbal Aman Diminum Selama Kehamilan
4 Jenis Minuman Herbal Aman Diminum Selama Kehamilan

Selain langsung diseduh dengan air panas, jahe ibu teh racik dicampur dengan jus lemon, madu dan mint. Menambahkan jahe serai infus air juga akan meningkat khasiatnya.

2. Daun raspberry, untuk pengiriman halus

ramuan ini kaya akan mineral, dan bermanfaat untuk mendukung kehamilan yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun raspberry bisa diolah menjadi jamu karena dapat mengurangi komplikasi yang terjadi selama kehamilan, sehingga meningkatkan kemungkinan kelancaran pengiriman.

Rasa diberikan daun raspberry memiliki rasa cukup hambar, campuran daun ramuan ini dengan daun mint, jahe, dan madu. Tempatkan campuran rempah ke dalam kantong teh, dan diseduh menggunakan air mendidih. Wanita hamil tidak boleh terlalu banyak kafein karena dapat meningkatkan risiko bahaya ini.

3. Echinacea, untuk meringankan pilek dan batuk

Wanita hamil rentan terhadap rasa sakit, belum lagi pilek dan batuk. Hal ini disebabkan perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan sehingga, membuat pernapasan kadang-kadang dapat merasa sesak karena perut tumbuh. tanaman herbal Echinacea dapat menjadi pilihan obat alami untuk mengatasi masalah tersebut.

Echinacea telah terbukti untuk meringankan pilek dan batuk, dan aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil. Untuk meningkatkan kegunaan, ibu dapat mencampur jahe parut ke dalam echinacea air seduhan. Ibu hamil juga tidak boleh terlalu banyak minum teh, karena teh memiliki efek samping yang dapat membahayakan janin dalam kandungan.

4. Cranberry, untuk mencegah infeksi saluran kemih

Perubahan hormon yang dihasilkan ibu adalah rentan terhadap infeksi, tidak termasuk infeksi saluran kemih atau infeksi saluran kemih, dan kondisi umum dialami oleh wanita hamil. Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri yang berasal dari luar tubuh ke dalam tubuh melalui uretra dan uretra.

Gejala bisa dirasakan antara ibu, selalu ingin buang air kecil, rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil, dan bau kencing yang menyengat. Jika tidak ditangani dengan cepat, maka masalah ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Cranberry menjadi obat alami untuk berurusan dengan kehamilan ini. Dalam beberapa penelitian, cranberry telah terbukti untuk mengobati infeksi saluran kemih. Cranberry dapat dimakan langsung atau diolah menjadi jus, tanpa pemanis tambahan.

Leave a Reply